July 20, 2024
Kisah Raja James I, Pemimpin Inggris dengan Seksualitas Menyimpang

Kisah Raja James I memang jarang sekali dibicarakan dan kurang terkenal dibandingkan pemimpin monarki Inggris lainnya. Tapi Raja James I memiliki kisah hidup yang begitu menarik.

Raja James I merupakan orang dari Skotlandia, dan dia merupakan penerus dari Ratu Elizabeth I. Ibunya adalah Ratu Skotlandia bernama Maria, dan ayahnya adalah buyut dari Raja Henry VII.

Dikatakan dalam sejarah bahwa kisah Raja James I itu begitu berbeda dari pemimpin Monarki Inggris Lainnya. Sebab, Raja James diduga memiliki seksualitas menyimpang, yaitu Gay dan memiliki seorang kekasih laki-laki. Inilah kisah selengkapnya!

Mengenal Tentang Raja James I yang Belum Banyak Orang Ketahui

Jika menelaah tentang kisah Raja James I memang banyak fakta yang cukup mencengangkan. Selain dikisahkan sebagai raja Inggris gay, ternyata Raja Henry I juga mengarang Alkitab Inggris.

Raja James I lahir di Skotlandia pada bulan Juni 1566. Ia dibaptis sebagai seorang Katolik dengan nama James Charles Stuart

Ia adalah anak tunggal dari Ratu Skotlandia bernama Maria dan suami keduanya, yaitu Henry Stuart, Lord Darnley. Jika Anda belum tahu, baik Maria atau Henry, merupakan cicit Henry VII yang merupakan Raja Inggris.

Masa kecil James memang tidak terlalu menyenangkan. Pada tanggal 10 Februari 1567, ayahnya, yaitu Henry Stuart, dibunuh oleh seseorang di Edinburgh. Pembunuhan tersebut terjadi dengan motif balas dendam atas perebutan tahta.

Sementara Maria juga sudah tidak populer lagi karena dicurigai juga ikut andil dalam pembunuhan suaminya. Kemudian masih di tahun yang sama, 1567, Maria ditangkap oleh pemberontak Protestan dan dipenjara di Puri Loch Leven.

Maria tidak boleh bertemu dengan puteranya lagi saat dirinya ditahan. Ia juga dipaksa untuk berabdikasi pada tanggal 24 Juli 1567 demi mendukung puteranya untuk mendukung saudara tirinya, James Stewart, Earl Moray sebagai Wali Penguasa.

James sendiri sudah menjadi Raja Skotlandia sejak umurnya 13 bulan karena situasi tersebut. Dan pamannya, James Stewart sebagai wali penguasa.

Kisah Raja James I dari Kecil Hingga Menjadi Pemimpin Inggris

Kisah Raja James I memang jarang sekali dibicarakan dan kurang terkenal dibandingkan pemimpin monarki Inggris.

Sudah dianugerahi gelar sebagai raja sejak usia 13 bulan, kisah Raja James I memang begitu menarik untuk dibahas. James yang dipersiapkan menjadi pemimpin di masa depan, tentu saja mendapatkan pendidikan yang bagus.

George Buchanan ditunjuk sebagai guru dari George. Semasa pendidikannya, James sering dipukul oleh sang guru, yaitu George karena dipaksa untuk menyukai sastra dan wajib taat kepada Tuhan.

Sementara itu, kepemimpinan Scotland pada saat itu dipimpin oleh paman James, yaitu James Stewart yang merupakan saudara tiri tidak resmi dari Maria.

James menjadi raja resmi Skotlandia ketika dirinya berusia 15 tahun. Pada tanggal 15 Agustus 1581, akhirnya James mengangkat satu-satunya Adipati di Skotlandia bernama Lennox.

Sang Adipati tersebut juga banyak mempengaruhi James pada saat memerintah menjadi raja Skotlandia di umurnya yang baru 15 tahun.

Kisah Raja James I yang perlu Anda ketahui, sepanjang ia menjadi raja Skotlandia, James berhubungan baik dengan pemimpin Inggris, yaitu Ratu Elizabeth I. Dan pada tahun 1586, Jamnes menandatangani Traktat Berwick.

Di mana traktat tersebut berisi tentang kecaman keputusan eksekusi pada ibu James sendiri, yaitu Maria. James mengecamnya karena merupakan prosedur yang tidak masuk akal dan aneh.

Kisah Raja James I yang Memiliki Skandal Penyimpangan Seksual

James memang Raja dari Scotland. Tapi setelah berhasil meyakinkan Ratu Elizabeth I, tahta kerajaan Inggris jatuh ke tangannya. Mengesampingkan bahwa ibunya terbunuh atas keputusan Ratu Elizabeth, James tetap setia padanya.

Karena Ratu Elizabeth I tidak menikah dan tidak memiliki keturunan, secara otomatis, tahta jatuh ke tangan James. Lalu, kenapa Raja James I bisa dikatakan sebagai Raja yang memiliki penyimpangan seksual?

Ini bermula ketika masa muda James tidak pernah berhubungan dengan wanita. Itulah mengapa, di masa mudanya dikenal atas kesuciannya. Agama Kristen menganggap bahwa hubungan seks tanpa ikatan pernikahan, adalah dosa besar.

Jika seorang Raja bisa menahan napsunya, berarti raja itu benar-benar suci. Namun, setelah kematian Lennox, James lebih sering menghabiskan waktu dengan banyak laki-laki.

Hal tersebut memunculkan gosip bahwa Raja James I adalah seorang Gay atau homoseksual. kisah Raja James I yang dituduh sebagai seorang gay memang tertulis jelas. Sebab, waktunya banyak dia habiskan dengan laki-laki.

Namun, seorang raja butuh permaisuri untuk mendampinginya. Maka, terpilihlah seorang wanita dari Denmark bernama Anne of Denmark.

Dari pernikahannya tersebut, menghasilkan 3 orang anak. Pertama ada Henry Frederick yang meninggal karena tipes. Kedua ada Elizabeth yang kelak menjadi Ratu Bohemia, dan terakhir adalah Charles yang akan jadi penerus James.

Meski telah menikah, masyarakat Inggris masih saja menyebut bahwa raja mereka adalah seorang gay. Bahkan kisah Raja James I tersebut, sekarang dijadikan film dan series dengan membawa untuk homoseksualitas ke dalamnya.