June 13, 2024
Tragedi Holocaust Adalah Bagian dari Sejarah Dunia

Tragedi holocaust adalah peristiwa yang sangat penting dalam sejarah manusia. Terutama hal ini melibatkan warga dunia dan memberikan dampak sangat besar terhadap peradaban manusia.

Ini merupakan sejarah kelam di mana banyak umat Yahudi mengalami pembantaian oleh tentara Nazi. Hal tersebut terjadi ketika Adolf Hitler menjadi pemimpin di Jerman dan memberi penilaian umat Yahudi harus dimusnahkan pada sekitar tahun 1933.

Mengenal Tragedi Holocaust Adalah Berikut Ini

Tragedi holocaust adalah peristiwa yang sangat penting dalam sejarah manusia karena memberikan dampak sangat besar terhadap peradaban manusia.

Holocaust adalah merupakan peristiwa penting dalam sejarah dunia yang melibatkan penganiayaan maupun pembantaian secara sistematis. Pembantaian ini terjadi pada zaman kepemimpinan Nazi pada Yahudi di Eropa.

Peristiwa ini terjadi sebagai proses yang terjadi di daratan Eropa dari mulai tahun 1933 sampai dengan 1945. Ada beberapa hal yang mendasari terjadinya peristiwa bersejarah ini. Termasuk di dalamnya mengenai kebencian terhadap kelompok tertentu.

Hal yang mendasari adalah prinsip dari ideologi Nazi yang kemudian tersebar ke seluruh Eropa. Pada tahun 1933 hingga 1945 penganiayaan tersebut berkembang semakin radikal. Puncaknya adalah terjadi pembantaian secara pasal terhadap jutaan orang.

Selama Perang Dunia II, Jerman bersama sekutunya melakukan pembantaian serta menempatkan para korbannya pada kondisi hidup dan mati. Penganiayaan secara brutal hingga pembantaian menggunakan gas maupun camp dengan rancangan secara khusus.

Tragedi Holocaust adalah peristiwa yang terjadi bertepatan dengan Hitler menduduki posisi sebagai pemimpin di Jerman. Awal dari peristiwa adalah dengan memastikan kekuasannya kuat serta menyingkirkan para oposisi.

Kronologi dari Terjadinya Holocaust

Peristiwa ini terjadi dalam rentang waktu antara 1933 hingga 1945 dari mulai Hitler menjadi penguasa Jerman. Berakhir ketika Jerman mengalami kekalahan pada Perang Dunia II. Tindakan ini terjadi karena Nazi beserta sekutunya.

Enam juta orang Yahudi menjadi korban dalam tragedi holocaust adalah. Melalui pembantaian dan penganiayaan secara sistematis ini. Nazi sendiri merupakan sebuah partai dengan mengusung gerakan antisemitisme.

Ketika berkuasa, para anggota partai tersebut menggunakan kekuasaannya untuk menyingkirkan kelompok ini dari kehidupan masyarakat Jerman. Di antara tindakan tersebut, bahkan sampai ada aturan mengenai diskriminasi serta kekerasan terorganisasi.

Penguasa saat itu menggunakan berbagai cara serta upaya dalam mengusir warga Yahudi agar pergi dari Jerman. Untuk kronologi lengkapnya mengenai bagaimana peristiwa holocaust terjadi adalah sebagai berikut:

1. Awal Tahun 1930-an

Pada akhir tahun 1930-an kebijakan antisemitisme keluar di wilayah Jerman. Kebijakan ini berasal dari kebijakan luar negeri mengenai perluasan wilayah secara agresif. Selama Perang Dunia Kedua, penguasa Jerman saat itu berambisi melakukan perluasan wilayah.

Tragedi holocaust adalah ambisi Jerman dalam memperluas kekuasaannya di Eropa dengan menaklukkan beberapa negara lain. Selama Perang Dunia Kedua, ambisi tersebut hampir berhasil dengan penguasaan di kawasan benua Eropa dan sebagian Afrika Utara.

Di tahun 1933, tepatnya pada 1 April, penyerangan terhadap kelompok Yahudi mulai terjadi dengan memboikot bisnis. Beberapa saat kemudian, terjadi pengusiran dari layanan pemerintah dan partisipasi mulai terbatasi.

2. Tahun 1939

Selama Perang Dunia II terjadi, perlakukan Nazi semakin tidak terkendali. Penganiayaan pada kelompok Yahudi juga semakin masif hingga berubah ke pembantaian massal. Bahkan selama invasinya ke Polandia pada tahun 1939.

Pihak Jerman memperlakukan penduduk sipil secara brutal, termasuk kekerasan terhadap populasi. Bahkan pada saat ini mendirikan Ghetto untuk mengisolasi serta memiskinkan warga Yahudi di Polandia.

Tragedi holocaust adalah tidak terlepas dengan Ghetto. Ghetto sendiri merupakan kota kecil tempat penjajah memaksa orang untuk hidup penuh sesak dan tidak sehat. Kehidupan di Ghetto penuh dengan kelaparan, kekerasan, dan penyakit.

Hingga akhirnya pendirian Ghetto pada kawasan kependudukan lainnya di Eropa Timur serta Hongaria. Di sini banyak memakan korban jiwa dari mulai tahun 1939 hingga 1945.

3. Tahun 1941

Di tahun 1941, pemimpin Jerman memutuskan untuk mulai membantai kaum Yahudi yang ada pada Eropa secara massal. Menyebutnya sebagai solusi akhir dari persoalan. Keputusan tersebut sekaligus sebagai upaya serangan ke Uni Soviet.

Baik pada kota besar maupun kecil terjadi penembakan massal di kawasan Eropa Timur. Selain melakukan penembakan, pasukan juga menggunakan mobil dengan rancangan khusus untuk membantai orang Yahudi.

Akhir dari Tragedi Holocaust

Tragedi holocaust adalah berakhir setelah kekalahan Jerman pada Perang Dunia II. Meski Nazi berupaya untuk membantai semua orang Yahudi di Eropa Timur, namun tetap ada yang selamat dari peristiwa ini.

Ketika pasukan sekutu melewati Eropa, beberapa tawanan dibebaskan. Setelah perang berakhir, banyak penyintas dari peristiwa holocaust masih terus menghadapi ancaman. Pernah tinggal kamp pengungsian dengan kekerasan membuat para korban ingin hidup baru.

Meski begitu, banyak warga yang menunggu beberapa tahun dengan tetap tinggal di kamp pengungsian. Penyebabnya karena beberapa alasan, yaitu para korban tersebut tidak dapat kembali ataupun sudah tidak mau kembali lagi.

Mereka akhirnya tinggal di kamp-kamp pengungsian. Banyak yang menunggu hingga bertahun-tahun hingga akhirnya memutuskan untuk bermigrasi dan membangun hidup baru.

Holocaust merupakan salah satu peristiwa yang cukup besar dalam sejarah dunia. Di mana banyak orang dibantai dalam peristiwa ini. Tragedi holocaust adalah salah satu peristiwa kelam yang terjadi bersamaan dengan Perang Dunia II.

About Author